Kamis, 12 Agustus 2010

hiding behind mask

aku suka nulis diari, sejak kelas 6 sd. tau lah, anak sd kan kalau disuruh jaga rahasia malah semangat untuk ngebocorinnya, jadi suatu hari, aku menyobek buku ipaku menjadi sebuah diari.

aku gak suka kata 'diari', nulisnya aja bikin malu. oke-oke aja kalau isi diarimu itu tentang kemelut perang dunia 2 seperti milik anne frank, tapi kalau isinya tentang betapa menyebalkannya masmu atau kenek bis serem tadi tidak memberimu kembalian, kayaknya enggak deh. aku tidak menamainya kitty dan menganggapnya sahabat setia seperti yang anne lakukan. aku malah menyuapinya 'sampah' setiap malam, tanpa menyapanya dengan embel-embel 'dear'. aku bercerita semuanya padanya. semuanya itu berarti semua yang aku pikirkan seharian. siapa orang yang aku sirikin setengah mati, hal-hal memalukan yang aku lakukan, dan lainnya. pokoknya hal-hal yang kalau sampai orang lain tahu, entah mau ditaruh dimana mukaku ini.

tapi rasanya legaaaaaa sekali setelah bercerita. rasanya seperti ada beban dihatimu, dan dia bersedia untuk membantu membawakannya. aku jadi bersikap objektif terhadap diriku sendiri karena sekarang aku berada di posisi 'pembaca' dan aku jadi tahu 'shifa' itu seperti apa.

dan ternyata aku itu memakai topeng.

bukan topeng seperti kalau kita berpesta hallowen lho. tapi topeng sifat kita yang sebenarnya dengan sifat yang kita perlihatkan kepada orang lain.

orang bisa mikir aku orangnya begini, padahal sebenarnya aku begitu. mereka melihat aku sebagai orang yang A, padahal aslinya aku itu orang yang B.



aku bertaruh kamu pasti juga begitu :) bukannya gak mungkin tapi memang susah untuk jadi orang yang gak munafik. aku bahkan pernah melihat seseorang yang berkoar-koar bahwa si artis A dan LM pantasnya dirajam, tapi saat suatu hari tak sengaja kuutak-atik hpnya, eh ternyata dia punya videonya. dalam versi yang durasinya paling lama pula.

aku sedang berusaha melepasnya. susah. rasanya image yang kita buat sudah menempel dengan baik di kepala orang-orang. dan ketika aku sedang memperkenalkan diriku yang sesungguhnya, mereka tak peduli. mereka punya dunia mereka sendiri, aku punya duniaku sendiri. jujur, aku gak suka kehidupan remaja sekarang, terlalu membuang waktu. dan aku paling tidak suka saat upacara. kenapa? karena mereka menganggap upacara adalah waktu untuk berdiskusi gebetan terbaru mereka, dan bukannya menghormati pahlawan kita. saat aku menyuruh mereka untuk tenang, mereka hanya tersenyum simpul lalu bercengkrama kembali. duh.

mereka bilang aku terlalu serius. maka aku akan bilang kalian terlalu santai. aku juga masih labil, sama seperti kalian, aku juga mengganggap tamaki di ouran high school itu gantengnya ampun-ampunan. tapi aku cuma ingin mencoba merubah dunia yang rasanya semakin ngeri saja. apalagi negara kita. kalau kalian suka membaca koran, kalian pasti mengerti maksudku.

tapi aku cuma sendiri. apa yang bisa dilakukan anak berkacamata sepertiku? aku mungkin termasuk golongan geek, tapi tau tidak, aku gak peduli. sepanjang aku bisa membaca banyak buku, agar aku tahu apa yang bisa aku lakukan untuk setidaknya membuat sedikit perubahan, it's fine.

aku memang agak lemah dalam hal bersosialisasi. berkenalan dengan orang lain? duh, mimpi buruk. aku harus menciptakan daftar obrolan yang menarik agar lawan bicaraku tidak bosan. tapi, aku akan berusaha.

mari bersama-sama kita bangga dengan bangsa kita sendiri, membelanya sampai titik darah terakhir seperti yang ada di pelajaran pkn.

maka nun jauh di atas sana, para pahlawan kita sedang tersenyum.

5 komentar:

  1. shifaaa...
    saya suka sekali sama postinganmu.
    selalu 'mengena' seperti 'oh iyaya memang kayak bgini sebenarnya'
    (geje :p)
    saya jg sering lohh takut orang merasa bosan dgn sy. Padahal sebenarnya itu tdk perlu, asal jgn berpikir terlalu serius maka semua akan baik"
    (just say 'aal izz weell')
    hehe

    BalasHapus
  2. wah bagus tugh udah punya kebiasaan nulis dari kecil, tinggal di ekdplorasi lagi. sapa tau jadi penulis best seller.. hahaha

    yah kita sebisa mungkin jadi apa adanya ajah, tapi ga munafik juga, krena saya juga brusaha menampilkan yg terbaik d depan umum, Untuk kekurangan saya semoga bisa di terima.
    Makanya tak jarang, tutur kata dan kebiasaan di blogging, sedikit beda dengan khidupan aslinya.
    Yang penting menjalin silaturahmi dulu deh..

    Best Regards,
    Tito's Weblog

    BalasHapus
  3. Kadang kehidupan emang seperti itu. Apalagi dah diikuti oleh kata "interst" bisa berabe. But for all, suka ngga suka kita emang harus selalu bawa topeng " black or white "

    BalasHapus
  4. Pengen yang lebih seru ...
    Ayo kunjungi www.asianbet77.com
    Buktikan sendiri ..

    Real Play = Real Money

    - Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
    - Bonus Mixparlay .
    - Bonus Tangkasnet setiap hari .
    - New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
    - Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
    - Cash Back up to 10 % .
    - Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

    Untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
    - YM : op1_asianbet77@yahoo.com
    - EMAIL : melasian77cs@gmail.com
    - WHATSAPP : +63 905 213 7234
    - WECHAT : asianbet_77
    - SMS CENTER : +63 905 209 8162
    - PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

    Salam Admin ,
    asianbet77.com

    Download Disini

    BalasHapus