Senin, 19 Juli 2010

time. tijd. wakati. zeit. temps.

tidak, aku tidak sedang belajar bahasa asing.

aku hanya mau cerita, tadi akhirnya aku sekolah.

yap, setelah dua minggu penantian yang menjengkelkan, akhirnya aku terduduk lagi di kelas.

pertama, aku datang pukul 7 lebih 10. dan coba tebak, pagar sekolah masih terbuka lebar untukku. seakan bilang " terserah deh masuk jam berapa, yang penting nilai kamu bagus" sekolahku memang sekolah favorit di jogja, dan tahun ini hasil un kami tidak mengecewakan. kami suka berhitung, tapi amat susah untuk bangun pagi.

di jam ke 3 dan ke 4, ada salah satu pelajaran yang masuk daftar hitamku: biologi. memang asik sih mengetahui cara kerja jantung atau bagian-bagian daun, tapi akan berubah memuakkan kalau kamu harus menghapalkan satu buku paketmu untuk ulangan 120 menit. hebatnya lagi, soalnya kebanyakan tidak ada di buku.

lalu guru biologiku datang dan rupanya tidak sesuai yang orang bilang. beliau tidak galak, menyenangkan malah. beliau menerapkan cara belajar ala sokrates, guru orang yang membuat sekolah pertama kali: plato. beliau menyebutkan satu pertanyaan, lalu kita menjawab, kita mengupasnya sampai kecil dan terus bertanya sampai pertanyaan itu tidak bisa dijawab lagi,maka itulah jawabannya.

yang paling membuatku terpana adalah, beliau telah mengajar selama 35 tahun.

aku baru tahu ada orang yang mengajarkan ekresi selama 35 tahun tanpa rasa bosan.

contoh kedua, teman satu bangkuku, teman satu seleraku, yang akan tertawa pada leluconku meskipun itu garing sekali : fia. sebelum pelajaran dimulai kami suka menggambar-gambar, mengggambar apa saja. karena dikeluargaku tidak ada darah seni, itulah mengapa gambar pohon beringinku lebih mirip botol susu. aku selalu menggambar sesuatu yang dramatis, kadang meniru gaya menggambar salvador dali, tapi selalu berakhir berantakan.

fia membantu mendesain baju temanku yang akan dijual. dia mengidekan sesuatu yang menurutku sangat wow. aku berlangganan majalah fashion, jadi aku tahu betul rancangan miliknya sangat menjual. keren, inovatif, sekaligus unik. aku menjerit-jerit heran dan memaksanya untuk belajar fashion dari sekarang, atau membuat clothing line miliknya sendiri. dan kalian tahu dia menjawab apa?

"ahh apa sih shif cuma kayak gitu, haha gak mungkin lah, inikan cuma untuk seneng-seneng aja"

nah apa hubungan kedua cerita ini dengan judul postku sekarang?

hidup ini cuma sekali.

sekali itu benar-benar sekali, kamu tidak bisa meminta tuhan untuk hidup kembali. sekalipun kamu tertib shalat atau rajin ke gereja.

masalahnya, banyak orang tidak mengetahui arti sekali itu. aku suka berjalan-jalan, melihat orang beraktivitas merupakan suatu kesenangan bagiku. namun aku mendapati begitu banyak orang yang menyia-nyiakan hidupnya. merokok, tidak sekolah, menganggur, merampok, dan yang paling mengerikan: bunuh diri. percaya deh, saat kamu akan meninggal, satu hal yang kamu inginkan cuma hidup beberapa waktu lagi. kenapa kamu dengan entengnya memotong urat nadimu seakan itu daging bakso?

bukankah menyenangkan bekerja keras menciptakan sesuatu, lalu meraih prestasi gemilang? siklus kehidupan manusia itu selalu sama dan sangat membosankan. kamu lahir, kamu dewasa, kamu pergi. dan saat orang-orang yang mengenalmu menyusulmu pergi, maka namamu akan hilang terbawa angin.

mungkin terdengar egois, tapi bukankah sangat menyenangkan menjadi orang sukses, orang berjasa yang namanya selalu diingat dalam benak manusia? bayangkan betapa asiknya saat namamu tercantum dalam buku pengetahuan, dan orang orang masa depan menjadikanmu role model mereka.

karena tahu tidak, sifat alami manusia itu exist, ada, kita ingin orang tahu kita ada.

aku pernah membaca disuatu buku, bahwa orang indonesia itu layaknya seekor singa bermental domba. kita singa perkasa yang terlalu lama terlarut dalam lingkungan domba yang adem ayem tapi monoton, dan tidak tersadar bahwa kita ini singa. kita menganggap diri kita sendiri ini domba, bukan sang penguasa alam yang gagah perkasa.





coba bayangkan ke35 tahun guruku mengabdi, ia membangun sebuah lembaga bimbel dengan cara mengajar yang menyenangkan, atau fia yang mewujudkan ide cemerlangnya dalam bentuk baju.

dan bayangkan ke 231 juta rakyat indonesia, yang mengembangkan potensinya, tanpa kenal lelah.

bukan tidak mungkin, kelak indonesia menjadi negara paling berpengaruh di dunia.

di bukunya sean covey, ia bilang bahwa jika manusia hidup selama 70 tahun, 7 tahun masa remajanyalah yang menentukan 63 tahun lainnya.

jadi, kenapa sekarang kamu masih bersantai-santai begitu? hidup itu cuma sekali lho, dan yang membuat hidup kita berwarna atau hitam putih adalah diri kita sendiri.

dan ini salah satu petikan favoritku " carpe diem. nikmatilah hari ini anak-anak jadikanlah hidup kalian luar biasa!"

semangat!

2 komentar:

  1. Akur... kadang kita baru sadar bahwa "terlambat" itu terjadi pada ending.

    BalasHapus
  2. Pengen yang lebih seru ...
    Ayo kunjungi www.asianbet77.com
    Buktikan sendiri ..

    Real Play = Real Money

    - Bonus Promo Red Card pertandingan manapun .
    - Bonus Mixparlay .
    - Bonus Tangkasnet setiap hari .
    - New Produk Sabung Ayam ( minimal bet sangat ringan ) .
    - Referal 5 + 1 % ( seumur hidup ) .
    - Cash Back up to 10 % .
    - Bonus Royalty Rewards setiap bulan .

    Untuk Informasi lebih jelasnya silahkan hubungi CS kami :
    - YM : op1_asianbet77@yahoo.com
    - EMAIL : melasian77cs@gmail.com
    - WHATSAPP : +63 905 213 7234
    - WECHAT : asianbet_77
    - SMS CENTER : +63 905 209 8162
    - PIN BB : 2B4BB06A / 28339A41

    Salam Admin ,
    asianbet77.com

    Download Disini

    BalasHapus