Rabu, 24 Februari 2010

"oh ini, ini baju model sangkar burung"

akhir-akhir ini aku selalu heran, apa sih bedanya kita orang biasa dengan artis?

pertanyaan bodoh memang, karena dihitung dengan jari kaki dan tangan pun alasannya masih bejubel. seperti orang kaya yang belanja di supermarket, yang struknya sampai bergulung-gulung di tanah saking banyaknya, mungkin mereka punya banyak kenikmatan yang orang biasa seperti kita gak punya. sebut saja deh: mereka bisa bebas petenteng di kios nina ricci atau house of holland, membeli beberapa tube dress baru untuk makan malam di pinggir pantai, sedangkan kita masih memakai tas jaman sd, yang bergambar monokurobo atau mungkin upin dan ipin. mereka biasa pergi liburan ke paris, memakai bikini belang-belang di pantai cannes sambil berburu bule pirang yang aduhai. sedangkan kita di waktu yang sama mungkin sedang duduk di pinggiran waduk sermo, makan bekal tempe dan memancing ikan. intinya: mereka sangat barat dan kita sangat tenggara.

tenggara, ya, karena kita orang timur, tapi mati-matian menjadi orang barat. banyak deh contohnya, kayak mungkin ada yang hapal roman romeo dan juliet luar kepala tapi mengira serat centhini itu salah satu jenis pasar malam.

ahh tapi tiba-tiba saja aku ingin menjadi reporter, bertanya ke seluruh artis di dunia dengan satu pertanyaan simpel: kamu rajin sholat gak?

nah jadi bagi kamu yang rajin sholat, selamat deh, karena sebenarnya kamu dua kali lipat lebih oke daripada artis yang jarang sholat.

serius, sholat itu penting, sehebat apapun rapat yang kamu ikuti nanti saat dzuhur, walaupun rapat itu menyangkut biaya makan ketiga anakmu, sholat itu penting.

nah, beberapa minggu lalu, ada artis yang datang ke sekolahku. oke ini mulai norak, tapi yang datang ini artis lho, a-r-t-i-s, bukan petugas penyuluhan kesehatan gigi atau siapa. agak-agak aneh aja lihat artis dengan 2 mata minusku sendiri, karena tempat mereka kan di internet atau majalah atau tivi bukan di sekolahku yang anak-anaknya njowi. dan artis cantik itu rachel amanda, cewek yang umurnya sebaya denganku, tapi tidak dengan nasib.




tapi setidaknya tingginya hampir sama denganku. tuhan memang adil.

kita diberitahu tentang origami girl. jadi kamu melipat kertas menjadi origami lalu sebarkan ke cewek-cewek di sekeliling kamu yang berisi fakta-fakta tentang cewek. kelihatannya asik ya, lebih asik lagi kalau yang disebar itu uang.

tapi sepertinya aneh aja, kalau misalnya kamu lagi naik bis kota malam-malam lalu tiba-tiba ada anak abg yang memberimu origami. saat kamu buka, isinya begini:



tau gak, membaca majalah fashion itu sebuah permainan untukku. kenapa? karena asik rasanya melihat baju-baju berlabel itu, lalu membandingkannya dengan isi dompet kita. atau melihat para modelnya yang seperti papan setrika dan mungkin tidak pernah makan nasi, dengan masakan ibu kita yang lezat setiap hari. ahh atau mungkin menempelkan tangan kita ke kulit si model, membandingkan perbedaan kulit asli indonesia dengan blaster. putih memang bagus tapi siapa juga sih yang bilang hitam itu jelek?



pasti asik rasanya kalau kita masih hidup di abad 18. yang bajunya semua satu tema: gembung di bawah seperti sangkar burung. asik sepertinya. sama asiknya memikirkan cara mereka buang air dalam waktu singkat, dengan baju mereka yang seperti tudung makanan begitu.






(sumber gambar: laracorsets )



ahh ya dapat award dari sesama rambut keriting :P aw aw aw terimakasih :)



hidup keriting!

3 komentar:

  1. Whoaaaaa
    Such an awkward but awesome!!! >.<

    BalasHapus
  2. artis dan kita.. rasanya gak usah dibandingkan hehehe
    duuuhh.. bisa ja kepikiran ma cara buang air kecil cew2 abad 18 hahahaha lucu.. lucu.. ^_^

    BalasHapus
  3. waaaa dpasang juga, makasiih. mestinya d ambil dua"duanya aja shif :D

    cara buang air jaman dulu.. cari aaa d om google.

    BalasHapus