Minggu, 31 Januari 2010

euforia cinta fitri dan kisah sedih si setengah-setengah

semua orang pernah merasa stress kan? aku juga pernah

aku ini jenis orang yang selalu setengah-setengah atau berlebihan. menyedihkan memang. aku suka menulis, aku punya segudang ide yang menggila jika tidak segera kutulis. lalu ditengah-tengah aku selalu mengalami writer block. dan lucunya, aku selalu mengalami ini di hampir semua karanganku sehingga lemariku sekarang penuh cerita-cerita tak berujung. aku suka menulis dari kelas 6 sd, sejak membaca kumpulan kisah nabi di perpustakaan. menurutku para nabi itu tidak ada duanya. nabi musa bisa membelah laut, ya tuhan, rekor membelahku cuma buah apel untuk bekal makan siang. nabi isa bisa menghidupkan orang mati, hal paling keren yang pernah kubaca. aku tau siapa yang akan kubangkitkan jika aku nabi isa. aku akan membangkitkan isaac newton untuk jadi guru les matematikaku, dan michael jackson untuk jadi radioku sepanjang hari. dan mungkin adolf hitler. dia akan jadi buku paket sejarahku tentang perang dunia, jadi aku pasti akan menjadi siswa gemilang saat ujian sejarah rabu depan.

saat aku kelas sd dulu, aku suka menulis cerita tentang kehidupan orang barat. aneh memang, mengingat aku tinggal di asia tenggara. tapi begitukan manusia, selalu menganggap rumput tetangga lebih hijau. jadi aku mulai menulis tentang claire si mata biru, anak seorang pengusaha hotel yang sukses, hobi berbelanja di fifth avenue dan punya segudang sepatu boots. karena claire sombong, peri gigi sebal melihatnya dan pada suatu malam, saat natal, peri gigi mencabut satu gigi claire, tepat di depan, sehingga claire tidak ada bedanya dengan dakocan. dan sampai disitulah ceritaku. aku bingung dengan nasib claire selanjutnya. apakah claire akan malu sekali hingga menghabiskan seluruh hidupnya di ruang bawah tanah, atau claire akan menjadi wanita ompong pertama yang menyuarakan wanita pun bisa cantik walau tetap ompong, dan menjadi cover teen vogue.

sejujurnya aku tidak tega menulis penderitaan claire karena giginya tanggal, jadi aku menyimpan cerita itu rapat-rapat, di bagian bawah lemariku.



nah, anehnya, aku kalau ambisisus kelewat ambisius.

saat awal tahun baru aku benar-benar ingin menjadi pianis handal seperti nodame, maksudku ingin itu benar-benar ingin. seperti masku bermain game online, aku latihan selama mungkin. karena aku baru mulai beberapa bulan yang lalu, berarti aku harus bekerja dua, tidak tidak, tiga kali lebih keras dari orang lain. aku bangun jam 3 pagi sampai jam 5 untuk latihan, karena seharian aku sibuk sekolah dan les. dan malamnya pun aku masih latihan. semua buku teori aku lahap habis, dan permainan pianis handal seperti lang lang, richard clayderman, atau hee ah lee, cewek keren yang berterkebelakangan mental dan hanya mempunyai empat jari , yang bisa bermain fantasie impromptu semudah membalik telapak tangan- aku tonton permainannya sampai juling.



dan kamu tahu, aku stress sekali. dimalamnya aku harus mengerjakan tugas dan latihan piano sekaligus, jadi kadang aku hanya tidur beberapa jam. sampai akhirnya teriakan farel mencari fitri menyelamatkanku.

aku tidak pernah menonton sinetron di tv, karena koran-koran itu bilang sinetron merusak moral bangsa. karena aku jenis orang yang gampang terpengaruh dan tidak ingin moralku dirusak, aku menjauhi sinetron seperti aku menjauhi ular. dan sinetron cinta fitri membuatku rileks sedikit. dan agak tertawa mungkin. bagaimana bisa orang bangun tidur bisa sudah make up an dan rambutnya tertata rapi begitu. setahuku orang bangun tidur rambutnya berantakan, pakai baju longgar dan bukannya kaus bermerek. walaupun ceritanya agak lumayan aku masih tidak habis pikir deh dengan neneknya. kenapa sih dia sebegitu bencinya dengan fitri? seharusnya dia ikut kegiatan sosial, membantu anak-anak miskin atau membeli beberapa baju untuk cucunya, hidupnya mungkin akan lebih bermanfaat.

dan sejak saat itu aku mulai melihat wajah fitri dimana-mana. aku suka wajah shireen sungkar, unik dan manis. gampang mengenali wajahnya di antara lusinan cewek berbedak, karena dia bangga dengan dirinya, dan bukannya berubah menjadi barat. dan anehnya, aku melihat wajah yang miriiiiiiiiiiiiiiiiiiip sekali dengan shireen, dua kali, di perpustakaan kota dan indomaret. aku bertanya-tanya apa yang shireen lakukan di jogja, menggenakan seragam indomaret dan menjadi petugas perpus kota? mungkin dia ingin berbaur dengan kehidupan orang biasa sebentar, lalu pulang ke jakarta untuk berbelanja. mungkin saja lho.



ohya, kalian tahu imogen heap? singer indie keren asal inggris, pemilik lagu-lagu spooky yang gak bakal bosen didengerin berkali-kali,cewek yang gaya fashionnya gak kalah amaze sama lady gaga ini bakalan konser di jakarta tanggal 31 maret besok. aku gak tau tempatnya dimana sih, kalau gak salah di ballroom hotel ritz charlton, tapi yang aku tau, aku bakal nabung dari sekarang, karena tiketnya cuma sekitar 300-400 ribu.

300-400 ribu untuk menonton imogen heap nyanyi goodnight and go? orang bodoh macam apa sih yang akan nolak?



semoga kita bisa ketemu disana! gampang saja kok mengenaliku, aku cewek berbaju norak yang akan berdiri tepat di depan dan berteriak histeris sampai para sekuriti menarikku keluar.

IMOGEN HEAP, WELCOME TO INDONESIA!

1 komentar:

  1. hahahaha...
    kalau kau menghidupkan Adolf Hitler dia akan jadi guru sejarah yang paling ganas,, bayangkan dia menjelaskan tentang PD I sambil membawa-bawa senapan atau sejenisnya...
    hahaha..
    yasudalah, itu cuma khayalan hehe.

    BalasHapus