Sabtu, 30 Juli 2011

schockiert

rasanya udah hampir setahun aku gak mengacuhkan blog ini, dan saat aku kembali, aku membawa tiga truk penuh cerita yang ingin kubagi.
ohya, aku sudah berganti status sekarang :) dari murid smp yang cengeng dan menyebalkan, menjadi murid sma yang (mencoba) dewasa dan mengerti bahwa waktu itu lebih mahal daripada uang.
ya, aku bersekolah di sekolah yang menabjubkan.
sekolah megah berarsitektur belanda, yang kalau upacara muridnya tidak punya alasan untuk pura-pura capek dan pingsan. karena lapangannya dilindungi oleh pohon karetan jumbo dengan akar-akarnya yang seperti tongkat pramuka selusin disatukan, menghalau sinar matahari merusak pigmen kulit kami.
seperti judul posting ini, schokiert, shock. aku kaget. aku pikir aku bersekolah di sekolah biasa yang menjalankan sistem "bpbp". belajar-pulang-belajar-pulang. sekolah hanya tempat untuk mendapat ijazah bagus agar bisa diterima di universitas unggulan.
dulu, aku pikir seperti itu.
tapi ternyata tidak. dari pertama hari mop, aku sudah tau bahwa kadar hormon adrenalinku akan meningkat secara bertahap.
pernah bersekolah dimana kamu bisa mengenal semua murid yang belajar disana?
pernah bersekolah hanya dalam waktu 2 minggu lalu kamu langsung mengenal dekat teman-teman sekelasmu?
di sana berkumpul orang-orang yang sangat keren. dan maksudku keren itu bukan keren karena dia punya ipad atau dia memakai sepatu keluaran mulberry,mereka keren karena mereka sangat pintar, berprestasi dan rendah hati. rasanya dunia berada dalam genggaman mereka. aku mengecek akun facebook mereka hanya ingin tau apakah mereka termasuk kumpulan orang galau yang menghabiskan pulsa hanya untuk menulis status picisan. dan...tentu saja tidak. mereka menebar kebaikan. mereka menulis status inspiratif dan kadang agamis di usia mereka yang masih 17 tahun.
kadang aku tidak percaya aku bisa bersekolah di situ.
okelah, nilai akademisku mencukupi, tapi sifatku?
semakin aku mengenal sekolah dan teman-temanku, semakin aku tahu betapa payahnya aku. sebut saja, walau udah 15 tahun aku:
A. belum bisa naik sepeda
B. manja minta ampun
C. gak tahu persis nama-nama jalan di jogja
D. labil
dan banyak lagi.
hah, rasanya aku seperti terperangkap di ruang kelas penuh benda-benda penelitian bersama orang-orang berotak einstein. mereka terus berkarya, terus dan terus melakukan hal-hal menabjubkan, sedangkan aku gigit jari di pojokan.
wow.
lingkungan yang sangat positif, bukan? :)
haaaaaaaaaaaaah.
yang perlu aku lakukan adalah mengejar. mengejar apa yang aku tidak punya, menekan diriku semaksimal mungkin, sampai, setidaknya, aku bisa menjadi orang-orang semenajubkan mereka.
sungguh, perasaan iri ini memakanku, sampai aku merinding.
aku harus terus berlari secepat suryo agung wibowo, menembus segala ketidakmungkinan lalu mengharumkan nama Indonesia.

ohya, kalau kamu penasaran sekolah macam apa yang membuatku galau karena anaknya hebat semua, aku akan memberimu dua petunjuk.
petunjuk pertama:
mempunyai lambang teratai berwarna merah

petunjuk kedua:
mempunyai sesanti yang menggetarkan jiwa
pasti dua detik setelah membaca petunjuk kedua kamu akan memaklumi perasaanku :)

Sabtu, 28 Agustus 2010

perombakan

selamat malam.

seharusnya aku ada di restoran sekarang, buka bersama teman sekelas, buka bersama terakhir kami. namanya juga anak paling senior di sekolah, apa-apa dianggap seperti tidak akan bertemu lagi. seharusnya aku sedang minum milkshake coklat sekarang, atau mengoleskan sambal banyak-banyak ke pipi teman sebelah, atau menuangkan saus tomat ke piring, membentuk kata "enak deh steaknya, makasih mas!" lalu dikatai pembuang makanan oleh aulia, lalu menceritakan cerita konyol tentang makanan yang menangis jika dibuang, dan beberapa keasikan lainnya.

tapi aku tidak disana. aku disini, di depan komputer,mendengarkan anak tetangga latihan takbiran sambil melakukan perombakan.

bukan hanya perombakan blogku ini lho ya. walaupun memang aku sudah bosan dengan warna hijau lumut. kesannya seperti orang pemalas yang hanya berdiam diri karena sudah merasa nyaman dan tidak ingin lebih, sampai-sampai bokongnya berlumut. dan aku tidak ingin menjadi seperti itu.

kenapa kulit zebra? karena ternyata loreng pada zebra seperti sidik jari manusia, setiap zebra lorengnya berbeda. walaupun semuanya bergambar garis hitam melengkung, tapi percaya deh, pasti berbeda, walaupun hanya di lengkungan garis dekat ketiak atau lutut. yang aku mau bilang, rasanya gak adil sekali kalau kita hanya menilai orang dari sudut pandang kita. semua orang itu beda. aku merasa jijik saat mengingat bahwa aku dulu sering mengganggap bahwa si A itu payah karena tidak suka membaca, padahal dia bisa menggambar kucing atau pohon-pohon berdahan banyak mirip aslinya. aku mengganggap si D kuno sekali karena tidak tahu rok model apa yang sedang nge-tren saat ini, tapi aku hanya bisa melongo saat dia mengerjakan matematika tanpa kesulitan dan tanpa bertanya teman.

duh, malunya.

rasanya seperti semua mata memandang padaku, dan kedua ujung mulut mereka tertarik ke samping, mengeluarkan desisan menghina



sok amat sih kamu!

tapi tidak, mereka tetap baik padaku. mereka tetap mengangguk sambil tersenyum jika aku ingin meminjam penghapus, dan mereka tidak marah jika penghapusnya kukembalikan dengan cara yang kurang sopan. dan itu membuatku tambah malu.

dan sebenarnya banyak lagi kekuranganku, yang jika kutuliskan, akan menjadi beratus-ratus kata. tapi tujuan kalian membaca blogku kan bukan untuk membaca sampah, jadi tidak kutuliskan.

kurasa ramadhan ini momen yang tepat untuk merombak diri. sifat mana dari diri kita yang mengelikan, sifat mana yang ingin kita jadikan kebiasaan, hal asik apa yang ingin kita lakukan.

karena semua orang tidak ingin diam di suatu tempat terus menerus sampai bokongnya berlumut.

ohya, mungkin kalian akan bertanya, kenapa nama blogku merusak selera makan?

guru matematikaku pernah bercerita (beliau guru matematika, tapi menurutku tidak masalah juga kalau beliau jadi guru konseling)pernah bercerita bahwa jika kita jatuh cinta, tahi bisa berasa coklat, dan bila patah hati coklat jadi seperti tahi. (walaupun pernah saat patah hati aku makan gule, dan rasanya tetap seperti gule kok)

tapi menurutku hidup juga begitu. jika kita sedang sedih, semuanya jadi terasa buram, tapi jika kita melengkungkan bibir kita ke atas, rasanya semua benda ikut gembira bersama kita. kalau begitu kenapa tidak merubah semua hal jadi terlihat menyenangkan hingga kita terus gembira?

selamat merombak!

Kamis, 12 Agustus 2010

hiding behind mask

aku suka nulis diari, sejak kelas 6 sd. tau lah, anak sd kan kalau disuruh jaga rahasia malah semangat untuk ngebocorinnya, jadi suatu hari, aku menyobek buku ipaku menjadi sebuah diari.

aku gak suka kata 'diari', nulisnya aja bikin malu. oke-oke aja kalau isi diarimu itu tentang kemelut perang dunia 2 seperti milik anne frank, tapi kalau isinya tentang betapa menyebalkannya masmu atau kenek bis serem tadi tidak memberimu kembalian, kayaknya enggak deh. aku tidak menamainya kitty dan menganggapnya sahabat setia seperti yang anne lakukan. aku malah menyuapinya 'sampah' setiap malam, tanpa menyapanya dengan embel-embel 'dear'. aku bercerita semuanya padanya. semuanya itu berarti semua yang aku pikirkan seharian. siapa orang yang aku sirikin setengah mati, hal-hal memalukan yang aku lakukan, dan lainnya. pokoknya hal-hal yang kalau sampai orang lain tahu, entah mau ditaruh dimana mukaku ini.

tapi rasanya legaaaaaa sekali setelah bercerita. rasanya seperti ada beban dihatimu, dan dia bersedia untuk membantu membawakannya. aku jadi bersikap objektif terhadap diriku sendiri karena sekarang aku berada di posisi 'pembaca' dan aku jadi tahu 'shifa' itu seperti apa.

dan ternyata aku itu memakai topeng.

bukan topeng seperti kalau kita berpesta hallowen lho. tapi topeng sifat kita yang sebenarnya dengan sifat yang kita perlihatkan kepada orang lain.

orang bisa mikir aku orangnya begini, padahal sebenarnya aku begitu. mereka melihat aku sebagai orang yang A, padahal aslinya aku itu orang yang B.



aku bertaruh kamu pasti juga begitu :) bukannya gak mungkin tapi memang susah untuk jadi orang yang gak munafik. aku bahkan pernah melihat seseorang yang berkoar-koar bahwa si artis A dan LM pantasnya dirajam, tapi saat suatu hari tak sengaja kuutak-atik hpnya, eh ternyata dia punya videonya. dalam versi yang durasinya paling lama pula.

aku sedang berusaha melepasnya. susah. rasanya image yang kita buat sudah menempel dengan baik di kepala orang-orang. dan ketika aku sedang memperkenalkan diriku yang sesungguhnya, mereka tak peduli. mereka punya dunia mereka sendiri, aku punya duniaku sendiri. jujur, aku gak suka kehidupan remaja sekarang, terlalu membuang waktu. dan aku paling tidak suka saat upacara. kenapa? karena mereka menganggap upacara adalah waktu untuk berdiskusi gebetan terbaru mereka, dan bukannya menghormati pahlawan kita. saat aku menyuruh mereka untuk tenang, mereka hanya tersenyum simpul lalu bercengkrama kembali. duh.

mereka bilang aku terlalu serius. maka aku akan bilang kalian terlalu santai. aku juga masih labil, sama seperti kalian, aku juga mengganggap tamaki di ouran high school itu gantengnya ampun-ampunan. tapi aku cuma ingin mencoba merubah dunia yang rasanya semakin ngeri saja. apalagi negara kita. kalau kalian suka membaca koran, kalian pasti mengerti maksudku.

tapi aku cuma sendiri. apa yang bisa dilakukan anak berkacamata sepertiku? aku mungkin termasuk golongan geek, tapi tau tidak, aku gak peduli. sepanjang aku bisa membaca banyak buku, agar aku tahu apa yang bisa aku lakukan untuk setidaknya membuat sedikit perubahan, it's fine.

aku memang agak lemah dalam hal bersosialisasi. berkenalan dengan orang lain? duh, mimpi buruk. aku harus menciptakan daftar obrolan yang menarik agar lawan bicaraku tidak bosan. tapi, aku akan berusaha.

mari bersama-sama kita bangga dengan bangsa kita sendiri, membelanya sampai titik darah terakhir seperti yang ada di pelajaran pkn.

maka nun jauh di atas sana, para pahlawan kita sedang tersenyum.

Senin, 19 Juli 2010

time. tijd. wakati. zeit. temps.

tidak, aku tidak sedang belajar bahasa asing.

aku hanya mau cerita, tadi akhirnya aku sekolah.

yap, setelah dua minggu penantian yang menjengkelkan, akhirnya aku terduduk lagi di kelas.

pertama, aku datang pukul 7 lebih 10. dan coba tebak, pagar sekolah masih terbuka lebar untukku. seakan bilang " terserah deh masuk jam berapa, yang penting nilai kamu bagus" sekolahku memang sekolah favorit di jogja, dan tahun ini hasil un kami tidak mengecewakan. kami suka berhitung, tapi amat susah untuk bangun pagi.

di jam ke 3 dan ke 4, ada salah satu pelajaran yang masuk daftar hitamku: biologi. memang asik sih mengetahui cara kerja jantung atau bagian-bagian daun, tapi akan berubah memuakkan kalau kamu harus menghapalkan satu buku paketmu untuk ulangan 120 menit. hebatnya lagi, soalnya kebanyakan tidak ada di buku.

lalu guru biologiku datang dan rupanya tidak sesuai yang orang bilang. beliau tidak galak, menyenangkan malah. beliau menerapkan cara belajar ala sokrates, guru orang yang membuat sekolah pertama kali: plato. beliau menyebutkan satu pertanyaan, lalu kita menjawab, kita mengupasnya sampai kecil dan terus bertanya sampai pertanyaan itu tidak bisa dijawab lagi,maka itulah jawabannya.

yang paling membuatku terpana adalah, beliau telah mengajar selama 35 tahun.

aku baru tahu ada orang yang mengajarkan ekresi selama 35 tahun tanpa rasa bosan.

contoh kedua, teman satu bangkuku, teman satu seleraku, yang akan tertawa pada leluconku meskipun itu garing sekali : fia. sebelum pelajaran dimulai kami suka menggambar-gambar, mengggambar apa saja. karena dikeluargaku tidak ada darah seni, itulah mengapa gambar pohon beringinku lebih mirip botol susu. aku selalu menggambar sesuatu yang dramatis, kadang meniru gaya menggambar salvador dali, tapi selalu berakhir berantakan.

fia membantu mendesain baju temanku yang akan dijual. dia mengidekan sesuatu yang menurutku sangat wow. aku berlangganan majalah fashion, jadi aku tahu betul rancangan miliknya sangat menjual. keren, inovatif, sekaligus unik. aku menjerit-jerit heran dan memaksanya untuk belajar fashion dari sekarang, atau membuat clothing line miliknya sendiri. dan kalian tahu dia menjawab apa?

"ahh apa sih shif cuma kayak gitu, haha gak mungkin lah, inikan cuma untuk seneng-seneng aja"

nah apa hubungan kedua cerita ini dengan judul postku sekarang?

hidup ini cuma sekali.

sekali itu benar-benar sekali, kamu tidak bisa meminta tuhan untuk hidup kembali. sekalipun kamu tertib shalat atau rajin ke gereja.

masalahnya, banyak orang tidak mengetahui arti sekali itu. aku suka berjalan-jalan, melihat orang beraktivitas merupakan suatu kesenangan bagiku. namun aku mendapati begitu banyak orang yang menyia-nyiakan hidupnya. merokok, tidak sekolah, menganggur, merampok, dan yang paling mengerikan: bunuh diri. percaya deh, saat kamu akan meninggal, satu hal yang kamu inginkan cuma hidup beberapa waktu lagi. kenapa kamu dengan entengnya memotong urat nadimu seakan itu daging bakso?

bukankah menyenangkan bekerja keras menciptakan sesuatu, lalu meraih prestasi gemilang? siklus kehidupan manusia itu selalu sama dan sangat membosankan. kamu lahir, kamu dewasa, kamu pergi. dan saat orang-orang yang mengenalmu menyusulmu pergi, maka namamu akan hilang terbawa angin.

mungkin terdengar egois, tapi bukankah sangat menyenangkan menjadi orang sukses, orang berjasa yang namanya selalu diingat dalam benak manusia? bayangkan betapa asiknya saat namamu tercantum dalam buku pengetahuan, dan orang orang masa depan menjadikanmu role model mereka.

karena tahu tidak, sifat alami manusia itu exist, ada, kita ingin orang tahu kita ada.

aku pernah membaca disuatu buku, bahwa orang indonesia itu layaknya seekor singa bermental domba. kita singa perkasa yang terlalu lama terlarut dalam lingkungan domba yang adem ayem tapi monoton, dan tidak tersadar bahwa kita ini singa. kita menganggap diri kita sendiri ini domba, bukan sang penguasa alam yang gagah perkasa.





coba bayangkan ke35 tahun guruku mengabdi, ia membangun sebuah lembaga bimbel dengan cara mengajar yang menyenangkan, atau fia yang mewujudkan ide cemerlangnya dalam bentuk baju.

dan bayangkan ke 231 juta rakyat indonesia, yang mengembangkan potensinya, tanpa kenal lelah.

bukan tidak mungkin, kelak indonesia menjadi negara paling berpengaruh di dunia.

di bukunya sean covey, ia bilang bahwa jika manusia hidup selama 70 tahun, 7 tahun masa remajanyalah yang menentukan 63 tahun lainnya.

jadi, kenapa sekarang kamu masih bersantai-santai begitu? hidup itu cuma sekali lho, dan yang membuat hidup kita berwarna atau hitam putih adalah diri kita sendiri.

dan ini salah satu petikan favoritku " carpe diem. nikmatilah hari ini anak-anak jadikanlah hidup kalian luar biasa!"

semangat!

Senin, 05 Juli 2010

buka cangkang

kemarin senin tanggal 21 lhoooo.

ya umur saya naik kelas :) aku udah 14 tahun sekarang. ha-ha lihat dunia, remaja baru yang hebat telah lahir.

remaja dimulai umur 14 tahun kan? iya, di buku biologi ada kok. bener-bener asik, saat aku pertama kali membuka mataku hari senin kemarin, yang pertama terlintas dikepalaku adalah: apa yang anak remaja pertama lakukan di pagi buta?

bukan, bukan mandi, hal itu ada diurutan terakhir.

aku mencoba mengingat semua isi majalahku, termasuk iklan-iklannya. siapa tahu ada petunjuk tersembunyi didalamnya kan? majalah sudah seperti kitab bagi remaja. semua bisa kau dapatkan di benda persegi itu, bahkan tips mencabut bulu kaki. aku sering geli sendiri jika melihat kakak kelasku ribut menunjuk-nunjuk foto lee min ho dimajalah. ya ampun apa istimewanya sih dia? si rambut keriting itu kan tidak menghapus sistem apartheid seperti yang nelson mandela lakukan, atau menemukan benua amerika.

kenapa orang selalu melihat dari kulitnya? jika ia berkulit cerah kau kagumi dan kau puja, jika ia berkulit gelap, kau menaikkan dagumu.

ohh ya fokus.

kalau dipikir-pikir remaja kan selalu identik dengan cinta ya. aduh aku selalu benci kata ini, mendengar farel mengucapkan kata itu ke fitri di televisi saja membuatku bergidik. jadi aku mulai menyambar ponselku dan menghubungi semua teman cowok yg kukenal. nihil, aku tidak punya teman cowok.

astaga aku baru sadar aku benar-benar tidak punya :|

nah, sebenarnya itu juga salahku sih, aku tidak pernah ngobrol dengan cowok kecuali tentang jawaban PR. maksudku apa sih asiknya cowok? mereka bau, omongannya selalu nyablak, sok berani, sok tahu, dan pertamakali memandangmu lewat fisik. dan jangan lupakan kosa-kata mereka yang sangat lengkap tentang pisuhan. kurasa mereka punya kamus pisuhan paling lengkap, dari pisuhan ringan sampai pisuhan yang membuat kepalamu mendidih saking kasarnya.

satu-satunya cowok yg dekat denganku ya masku. tapi dia punya semua ciri-ciri diatas, jadi aku agak menjauhinya. setiap dia kekanan, aku kekiri, setiap dia kekiri, aku kekanan. jika dia mengikutiku, aku lari menjauh. bukan apa-apa tapi bau kakinya itu lhooooo. aku pernah mencoba meyemprot kakinya dengan parfum chanel mamaku, agar kakinya wangi dan berkelas. tapi bukannya berterimakasih dia malah mendengus seperti babi. ya sudah.

aku lebih memilih menengelamkan diriku dalam setumpuk buku daripada ngobrol dengan cowok. tapi itu gak baik ya kan? jelas lama-lama aku bosan walaupun misteri N or M nya agatha christie sedang seru-serunya.

nah, kurasa ini yang dimaksud keluar-dari-cangkang. aku harus keluar dari cangkangku yang sangat nyaman dan penuh buku, menghadapi kehidupan liar di luar cangkang yang tak terduga, mencekam, tapi juga mengasikkan.

masalahnya cangkangku ini sangatlah berat, membukannya perlu kemauan yang kuat, karena kalau tidak, aku akan terjepit di tengah-tengah.



bantu aku ya :D

ohya dapat award lagi dari hart, terimakasih :)



award ini aku terusin ke kamu semua :)

raporku? 1 kata: mencengangkan. padahal aku sudah belajar sampai jumpalitan, kenapa hasilnya masih belum maksimal? -..- aku berkilah pada mamaku, aku bilang, ma, ini hasil aku ngerjain jujur lho, yang lainnya kan nyontek.

mengapa orang sukanya nyontek? beneran deh aku tidak tahu apa manfaatnya dari hobi favorit anak jaman sekarang itu. oke, nilaimu jadi bagus. lalu? apakah kamu puas? apakah kamu mendapat ilmu dari pelajaran itu? inti dari belajar itu agar kamu mengerti, bukan agar kamu dapat nilai 10 lalu diberi handphone oleh orangtuamu.



semoga liburanmu mengasikkan ya!

Jumat, 14 Mei 2010

thank god i'm alive today :)

beberapa hari yang lalu aku sakit.

oke, bukan berita besar, aku kan bukan mentri.

aku cuma mau bilang, sakit itu menyebalkan. rasanya seperti dikhianati tubuh kita sendiri. badanku panasssss sekali seperti ceret hingga mengambil sayur di mangkok pun aku tak sanggup. saking panasnya aku pernah melihat asap keluar dari tubuhku. oke agak berlebihan, tapi semacam itulah jika kau sakit. kau melebih-lebihkan cerita agar orang mengiba kepadamu dan memberimu uang.

walaupun sakit, menuku tidak berubah: nasi, sayur manis, dan tempe. tapi dasar lidah orang sakit, selagi makan, aku mencela makananku seheboh yang kubisa. meskipun setelah itu mamaku mengancam tidak akan memberi uang jajan, aku tetap bersikukuh menghina rasa makanan itu dalam dua kata: GAK ENAK.

masalah makanan selesai, muncul masalah kedua: habis ini ngapain ya?

aku jenis orang yang tidak bisa diam. jika aku duduk diam, tanganku pasti menyambar majalah atau kakiku akan membuat irama menyebalkan di lantai. tuk-tuk-tuk. aku tidak suka tidak bergerak. tapi sakit itu berarti rasa malas akan menjajahmu sementara. dan aku benci saat-saat itu. diam di kasur seperti patung sambil mengeluhkan mataku yang sakit. sempat kupaksa untuk bermain manekin-manekinan, tapi akhirnya semuanya jadi kacau. baju-bajuku bertebaran, kamarku berantakan, dan aku jadi tambah sedih setelah aku sadar bahwa penyiar radio favoritku ternyata sudah pergi :(

karena tidak tahu mau ngapain lagi, aku pun bermain seberapa-berantakankahnya-rambutmu sambil nonton ibu sri mulyani di televisi. mula-mula, aku hanya mengacak depan rambutku, lalu kebelakang, ke samping kanan dekat telinga, dan akhirnya aku mengacak rambutku sekuat tenaga seakan rambutku adalah adonan kue beracun. tapi aku malah jadi capek dan tubuhku jadi tambah panas:(

jadi akhirnya seharian aku mendekam di kasurku, mencoba untuk tidur

apa sih yang lebih menyebalkan dari sakit?



nah, gak ada jeleknya kan, untuk mensyukuri kesehatanmu? karena aku hanya secuil dari miliaran orang di dunia yang ingin selalu hidup sehat :)

karena aku manusia, adaaaaaa saja yang tidak sesuai dngan keinginanku. kelasku kurang lebar, kursinya tidak empuk, bisnya bau asap rokok, hujannya bikin badan lengket, keyboardku hanya 5 oktaf, sepatuku hanya 3 pasang, sepatu hitamku tidak bermerek, provider A terlalu mahal, provider B terlalu lemot dan segala hal-hal kurang sempurna di hidupku. banyak banget deh sampai rasanya kalau kubuat buku akan berjilid-jilid jumlahnya. sindrom ini ternyata tidak hanya menyerangku saja. teman-temanku banyak yang terjangkit juga. banyak yang bilang betapa cerahnya kulitku. huh, rasanya rela deh menukar kulit ini dengan kemampuan trendy main catur, atau bulu mata super lentiknya fia, atau rambut halus tebalnya titi. dan aku sudah lama menyimpan iri dengan okta, juara bertahan rangking satu dikelasku. padahal kegiatan utamanya dia hanya satu: membaca komik. dari komik standar seperti doraemon, sampai serial cantik topeng kaca sudah habis dia lahap. hmm aku jadi curiga, jangan-jangan dia punya eidetic memory. :O

tuhhh kan, aku jadi bertambah iri :(

sampai suatu hari aku melihat tayangan mario teguh golden ways. dia bilang kebahagiaan itu ada jika kita melihat kedalam bukan keluar. yang artinya kita akan bahagia jika kita bersyukur.

simpel kan?

jika masih susah, bandingkan saja keberuntunganmu dengan anak-anak di afrika yang seumur-umur keinginan saat ulang tahun selalu sama: air, dengan anak-anak kolong jembatan yang selalu penasaran dengan isi buku pelajaranmu, dengan orang-orang yang hidup untuk makan bukan makan untuk hidup , dengan para saudara di pelosok sana yang mungkin tidak tahu apa itu twitter, dengan orang-orang di eropa yang jarang melihat betapa indahnya langit biru di langit indonesia dan sekali lagi, dengan para orang sakit yang selalu berharap bisa merasakan secuil kesehatanmu.



lihat, tuhan itu sangat baik pada kita :)

ahh ya, akhir-akhir ini aku suka menonton maksim mrvica. tau kan, orang yang jarinya bisa bergerak secepat kilat. bahkan jika jari-jarinya dan kilat lomba lari, semua juga tau siapa yang akan menang.



tidak ada video :P karena entah koneksinya yang tidak suka denganku atau bagaimana, menguploadnya lamaaaaaaaaa sekali. saat aku sambi baca koran untuk yang kedua kalinya pun, bloggernya seakan meledekku: sedang mengunggah. jadinya aku hanya bisa memberi url. disini dia bermain hungarian rhapsodynya liszt, disini dia bermain nocture in D-flat Op.27 No.2 nya chopin, dan ini favoritku, dia bermain Revolutionary Etude in C Minor nya chopin dengan gebukan timpani yang aduhai, hingga terdengar agak sedikit ngerap :P

semoga harimu menyenangkan! :D